Senin, 16 Februari 2009

Save Me



Mark (Chad Allen) adalah seorang pecandu narkoba dan sex.Kebiaasannya memakai narkoba bahkan sempat membuatnya mengalami over dose dan nyaris merenggut nyawanya.Oleh saudara lelakinya ia kemudian di bawa ke Genesis House.Genesis House adalah sebuah tempat dimana para gay diarahakan kembali untuk kembali pada jalan yang benar.Untuk mengubah orientasi sexual mereka kembali menjadi seorang heterosexual.

Dibawah asuhan sepasang suami istri -Gayle dan Ted,para penghuni Genesis House diharuskan untuk menjalani keseharian mereka dalam ikatan religiusitas yang begitu kuat.Keadaan tersebut jelas membuat Mark merasa tertekan.Ia merasa tidak nyaman karena harus mengikuti berbagai aturan yang tak pernah ia rasakan sebelumnya.Pada malam pertamanya di Genesis House ia memutuskan untuk pergi meninggalkan tempat tersebut.

Namun perjumpaannya dengan Scot(Robert Gant)membuat Mark kemudian mengurungkan niatnya.Hidup Mark perlahan berubah semenjak kedekatannya dengan Scot terjalin.Rasa ketertarikan yang perlahan mengikat mereka berdua ternyata bisa dirasakan oleh Gayle.Ia tidak menginginkan hubungan yang terlarang itu terus berlanjut.Oleh karena itu ia kemudian memutuskan untuk memisahka mereka berdua.Gayle akhirnya mengusir Scott dari Genesis House.

Homosexualitas dan 'kebenaran' ajaran agama mungkin tak akan pernah usai untuk diperdebatkan.Homosexualitas masih dianggap sebagai sebuah perilaku yang menyimpang-sebuah pilihan hidup yang semata hanya didasarkan atas 'gaya hidup'.Homosexualitas seakan pantas untuk dibelenggu dalam segala persepsi negatif dan kebencian hanya karena perilaku segilintir orang(gay) yang memang menjalani hidup dalam hedonisme.

Terlepas dari segala perdebatan dan pertentangan mengenai kodrat atau pilihan hidup,apakah kita akan selamanya memilih untuk tidak mau untuk menyadari bahwa dibalik semua perbedaan yang dimiliki setiap individu,terdapat sebuah persamaan yang sejatinya bisa menyatukan umat manusia dalam kebersamaan?

Save Me mengajak kita untu melihat perbedaan dan kotroversi tersebut secara bijaksana.Ia mengajak kita untuk bisa saling memahami perbedaan antara dua kutub yang terlihat berseberangan tanpa kebencian dan penghakiman.

Sabtu, 14 Februari 2009

Breakfast With Scot



Cedera yang dialami Erick McNally dsebuah pertandingan Hockey membuat kariernya sebagai atlet profesional langsung terhenti.Lima tahun kemudian ia kembali 'muncul' sebagai seorang pembawa acara berita olahraga "The Penalty Shot' di Canadian Sports Network.Namun 'kemapanan' kehidupan Erick langsung 'terganggu' dengan sebuah berita yang dibawa oleh kekasihnya,Sam.

Sam memberitahukan bahwa Jullie-pacar saudara lelakinya ,Billie,baru saja meninggal dan meninggalkan seorang anak lelaki.Yang menjadi permasalahan adalah saat ini Billie sedang berada di belahan bumi yang lain.Ia berada di Brazil.Pihak Child Service meminta agar Sam mau menerima Scot tinggal bersamanya selama anak itu belum bisa bertemu dengan Billie.

Kehadiran seorang anak kecil sangat tidak diharapkan oleh Eric.Ia benci anak-anak.Baginya seorang anak -berapapun umurnya-hanya akan membuatnya kerepotan dan melibatkannya dalam beragai permasalahan.Setelah kariernya sebagai atlet Hockey terhenti,ia harus menapaki kehidupannya dari nol lagi.Ia harus memulihkan kesehatannya akibat cidera yang dideritanya.Ia juga harus bekerja bertahun-tahun untuk bisa mendapatkan pekerjaan sebagai seorang pembawa berita.Saat ini ia sudah merasa mapan.Dan kehadiran seorang anak hanya akan mengusik kemapanan kehidupannya-meski hanya untuk beberapa minggu.

Namun sikap 'keberatan' Erick sebenarnya bisa dimengerti terutama jika anak yang dihadapinya adalah seorang anak seperti Scot.Anak itu suka memakai Pink Gardenia hand lotion;memakai gelang peninggalan ibunya,pandai merajut;berlama-lama di kamar mandi- dan yang lebih membuat Erick kaget-adalah koleksi pakaian dan perhiasan yang sebenarnya lebih pantas dikenakan seorang anak perempuan.

Erick pun kemudian terlibat dalam berbagai permasalahan bersama Scot.Anak itu memulainya dengan mencoba untuk mencium teman sebelah rumah-Ryan.Scot tertangkap basah memakai lipstick disekolah.Ia juga sempat membuat menghajar temannya-Joey Morita saat mereka sedang bermain Hockey.

Sikap keberatan yang ditunjukkan oleh Erick sesungguhnya bersumber dari ketidaksukaannya terhadap cara Scot berpakaian dan berpenampilan.Erick menganggap Scot terlalu kecil untuk memahami apa artinya menjadi seorang gay.

Erick menjalani kehidupannya sebagai seorang gay dalam kerahasiannya.Tak seorang pun di lingkungan kerjanya-kecuali Nula-yang mengetahui kalau sesungguhnya Erick adalah seorang gay.Sebaliknya Scot samaekali tidak mempedulikan apa anggapan orang terhadap cara berpenampilannya.

Namun seiring perjalanan waktu,sikap Erick perlahan berubah.Ia mulai bisa memahami Scot.Lewat Scot,Erick mempelajari keberanian dan kejujuran untuk menjadi diri sendiri.Selain itu,Erick juga belajar untuk memahami bagaimana ia seharusnya menerima dirinya apa adanya dengan penuh kejujuran.Erick akhirnya memutuskan untuk memberitahu teman sekantornya bahwa sesungguhnya dirinya gay-sebuah kenyataan yang selama ini simpan sebagai sebuah rahasia yang harus disimpannya rapat-rapat.

Namun saat Erick akhirnya 'jatuh hati' pada Scot,Billie akhirnya muncul.Scot dihadapkan pada dua buah pilihan.Ia harus memilih Billie atau Erick dan Sam.Erick juga dihadapakan pada sebuah kemungkinan bahwa ia akan kehilangan Scot untuk selamanya.

Breakfast With Scot adalah sebuah drama komedi yang sangat 'simple' dan menghibur.Meski demikian sesungguhnya film ini juga tidak 'kering' dari pesan moral.Lewat sosok Scot kita diajak untuk menerima diri kita apa adanya.Untuk menjadi idir sendiri serta jujur terhadap jati diri kita.Menjadi diri sendiri memang tidaklah mudah.Kejujuran tidak selamanya akan membuat kita kemudian otomatis mendapatkan penerimaan.Banyak orang pastilah akan mengambil sikap yang berseberangan terhadap diri kita.Namun pastilah tidak sedikit orang yang akan menghargai dan menerima kejujuran yang kita miliki.

Kamis, 01 Januari 2009

Beautiful Thing


Jamie dan Ste tinggal bersebelahan di sebuah komplek rumah susun.Jamie tinggal bersama ibunya-Sandra-yang bekerja di sebuah bar.Jamie adalah anak lelaki yang tidak suka olah raga.Ia selalu membolos jam pelajaran Olah raga.Kebiasaan itu membuat Sandra sering merasa kesal dan jengkel pada Jamie.DisekolahJamie sering mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan dari teman-teman lelakinya.Mereka sering mengolok-olok dan mempermainkan Jamie.

Nasib Ste disekolah jauh lebih beruntung dibanding Jamie.Namun tidak dirumah.Ia sering mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan dari ayahnya-Ronnie dan kakak lelakinya Trevor.Mereka selalu menganiaya dan memukuli Ste untuk setiap kesalahan yang diperbuatnya.

Pada suatu malam,untuk yang kesekian kalinya Ste kembali dianiaya oleh Trevor hanya karena ia tidak meminta ijin untuk meminjam sepatu olahraga kakaknya .Melihat keadaan Ste yang membuatnya iba,Sandra memutuskan untuk membawa Ste pulang ke rumahnya malam itu.Untuk pertama kalinya,Jamie harus berbagi tempat tidur dengan Ste.

Jalinan hubungan antara Ste dan Jamie pun perlahan menjadi semakin erat.Terlebih saat pada suatu malam Jamie menawarkan bantuan untuk merawat luka-luka disekujur tubuh Ste akibat hajaran Trevor.Usapan hangat jemari Jamie yang membelai punggungnya perlahan membuat hasrat dalam dirinya bergejolak.Terlebih saat Jamie akhirnya mengungkapkan perasaannya terhadap Ste.

Namun keesokan harinya,sikap Ste justru berubah.Ia malah menghindar dan menjauhi Jamie.Ste menganggap bahwa apa yang terjadi pada malam itu adalah sebuah kesalahan.Ia bukanlah seorang gay.Ia berharap bahwa dengan menjauhi Jamie ,maka hasrat itu akan musnah.

Tetapi mengapa cinta harus dipertanyakan? Mengapa ia harus diingkari jika perasaan itu adalah sebuah kejujuran?

I Not Stupid Too




I Not Stupid Too mencoba mengajak kita untuk memahami betapa besarnya arti sebuah pujian dan perhatian bagi seorang anak.Film ini menceritakan tentang tiga orang anak yang berasal dari dua keluarga dengan latar belakang yang berbeda.Tom dan adiknya Jerry berasal dari keluarga yang berada.Sementara ChengCai berasal dari keluarga tidak mampu dan hanya tinggal bersama ayahnya.

Meskipun dibesarkan dalam keluarga yang memiliki latar belakang yang berbeda,ketiganya memiliki sebuah persamaan.Tom,Jerry dan ChengCai adalah anak-anak yang tidak pernah mendapatkan perhatian dan pengakuan yang mereka butuhkan dari orang tua mereka.Karena kesibukan kedua orang tuanya, Tom dan Jerry terkadang hanya bisa berkomunikasi lewat selembar kertas yang mereka tempel di lemari es.Perhatian kedua orang tua mereka selalu ditunjukkan dalam omelan,celaan dan ketidakpuasan terhadap segala yang diperbuat Tom dan Jerry.Sementara ChengCai-teman sekelas Tom,juga mengalami nasib yang serupa.Minatnya yang besar untuk mempelajari bela diri ternyata di tentang keras oleh ayahnya.

Keadaan tersebut kemudian membuat ketiganya kemudian terlibat dalam masalah dan konflik dengan orang tua mereka masing-masing.

Banyak orang tua mungkin tidak menyadari bahwa tiap anak sesungguhnya memiliki potensi dan kelebihan masing-masing.Anak-anak itu memiliki sesuatu yang bernilai namun tersembunyi.Namun kebanyakan orang tua tidak berhasil dan tidak mampu untuk melihat dan menemukannya.Sebaliknya para orang tua malah memaksakan kehendak.Mereka menginginkan agar anak-anak tersebut menjadi seperti yang diinginkan para orang tua.Namun yang paling menyedihkan adalah kebanyakan orang tua tidak pernah mau menghargai apa yang telah anak-anak itu perbuat dalam kehidupan mereka.

Tom,Jerry dan ChengCai sesungguhnya bukan termasuk anak nakal.Mereka adalah anak-anak yang sesungguhnya cerdas,berbakat dan memiliki minat dan kesungguhan tekad untuk belajar.Mereka samasekali bukan anak-anak yang suka mencari masalah dan keributan.Namun semua potensi yang mereka miliki ternyata dianggap tidak memiliki arti,tidak membanggakan dan tidak sesuai dengan apa yang para orang tua mereka inginkan.

Kapan terakhir kali seseorang memujimu?Kapan terakhir kali kau memuji seseorang?

Sebuah pujian sesungguhnya adalah sebuah bentuk perhatian.Seorang anak,seorang istri,seorang teman-siapapun pasti akan merasakan kebahagiaan jika menerima sebuah pujian.Dan untuk setiap ketulusan pujian yang kita berikan sejatinya kita telah memberi keyakinan atas kemampuan seseorang , potensi dan jati diri mereka dan yang jauh lebih penting adalah-penghargaan.

Sabtu, 13 Desember 2008

Purple Violet




Setelah sekian lama berpisah,Kate Scot(Debra Messing) dan Patti Petalson(Selma Blair) kembali bertemu dengan pria-pria yang pernah menjadi bagian dari kehidupan mereka.

Bertahun-tahun yang lalu Kate melihat Michael Murphy(Edwards Burns)-kekasihnya tertangkap basah bersama seorang wanita.Kate merasa tak ada lagi penjelasan yang ia perlu dengar dari Michael.Ia merasa perbuatan Michael tidak bisa dimaafkan.Karena itulah ia memutuskan untuk tidak menggubris keinginan Michael untuk kembali menjalin hubungan dengannya.

Disaat pernikahannya dengan Chass diambang keretakan,Patti kembali bertemu dengan Brian Callahan. Keakraban yang kemudian terjalin diantara mereka berdua membuat benih-benih asmara yang dulu sempat musnah kembali bersemi.Patti kemudian memutuskan untuk mengakhiri pernikahannya dengan Chass .Begitu juga Brian memutuskan hubungannya dengan kekasihnya.
Meskipun pada akhirnya mereka 'kembali melajang', Patti ternyata tidak langsung menerima keinginan Brian untuk kembali menjalin sebuah hubungan.Patti lebih memilih untuk berkonsentrasi dengan pekerjaannya sebagai seorang penulis.Selain itu ia juga masih membutuhkan waktu untuk merenung setelah perceraiannya dengan Chass.

Walau untuk sesaat Kate dan Patti merasa ragu untuk kembali menjalin hubungan dengan pria-pria masa lalu mereka,keduanya menyadari bahwa melupakan dan memaafkan apa yang telah terjadi adalah satu-satunya jalan untuk memulai lembaran kehidupan yang baru

Kamis, 27 November 2008

Walk On Water



Target pembunuhan Eyal (Lior Ashkenazi) kali ini adalah seorang mantan tentara NAZI bernama Alfred Himmelman.Alfred adalah seorang tentara NAZI yang dikabarkan berada dalam persembunyian selama bertahun-tahun.Meskipun saat ini Alfred telah lanjut usia,Menachem-atasan Eyal tidak kemudian menaruh belas kasihan padanya.Baginya Alfred adalah seorang yang pantas untuk mendapatkan balasan atas apa yang telah diperbuatnya.Menachem ingin agar Alfred mendapatkan balasannya sebelum Tuhan sendiri yang akan membalasnya.

Menachem lalu memebrikan berapa file informasi tentang Alfred.Menachem juga memberi Eyal beberapa foto.Diantaranya foto kedua cucu Alfred.Seorang perempuan bernama Pia. Dan seorang lelaki bernama Axel(Knut Berger) yang tinggal di Jerman. Menurut informasi yang diperoleh Menachem,Axel akan datang ke Israel untuk mengunjungi saudara perempuannya-Pia.

Eyal kemudian menyamar sebagai seorang tourist guide dan menjemput Axel di air port.Lewat Axel dan Pia,Eyal berusaha untuk mendapatkan informasi tentang keberadaan Alfred.Salah satu caranya dalah dengan memasang alat penyadap di ruang apartement Pia.

Sebagai seorang tourist guide,Eyal mengajak Axel ke berbagai tempat yag menarik di Israel.Kebersamaan mereka berdua pun perlahan terjalin.Tentu saja Eyal terus saja mencoba utuk mengorek informasi tentang keberadaan Alfred lewat Axel.

Namun informasi yang diperoleh dari sadapan pembicaraan Aexl dengan Pia ternyata tidak memberikan informasi yang dicari Eyal.Axel juga mengatakan bahwa sepengetahuannya,sang kakek telah lama meninggal.

Eyal menemui jalan buntu.Sementara itu Axel pun memutuskan kembali ke Jerman.

Namun tak lama setelah kepulangan Axel, Eyal menerima rekaman pembicaraan antara Axel dan Pia dari Menachem-yang tidak sempat ia dengarkan secara untuh.

Kedatangan Axel ke Israel adalah untuk meminta agar Pia mau kembali ke Jerman.NAmun dengan tegas Pia menolak permintaan adiknya itu.Pai kemudian menceritakan alasan kenapa ia tak akan pernah kembali menjenguk kedua ornag tuanya apalagi kembali ke Jerman.

Ayah mereka selalu mengatakan bahwa percakapan telephon jarak jauh yang dilakukannya adalah untuk urusan bisnis.Namun pada satu malam,Pia sendirilah yag mengangkat sebuah panggilan telephon.Dan saat itu ia menyadari bahwa telephon itu ternyata dari Alferd Himmelman.Ternyata selama ini kedua orang tuanya telah menyembunyikan Alfred.Axel tentu saja terkejut dengan cerita tersebut.Kedua orang tuanya mengatakan bahwa sang kakek telah meninggal di kala perang dunia kedua.

Setelah mendengar rekaman pembicaraan itu, Eyal langsung terbang ke Jerman. Ia pun kembali menemui Axel.Ia kemudian diajak Axel untuk menginap di sebuah villa milik kedua orang tuanya-dimana malam itu sang ayah akan merayak pesta ulang tahunnya.

Di malam perayaan pesta ulang tahun itu seorang lelaki tua yang tampak lemah,dengan selang oksigen dihidungnya muncul ditengah-tengah para undangan.Dialah Alfred Himmelman.

Eyal pun ingin segera mengakhiri misinya dengan membunuh Alfred.Saat Alfred sedang terbaring di tempat tidur,Eyal segera mengelurkan sebuah suntikan untuk membunuh Alfred.Namun tiba-tiba saja ia mengurungkan niatnya.Dan saat ia berbalik,Axel ternyata telah berdiri di ambang pintu.

Walk On Water di produkdi pada tahun 2004.Di sutradarai oleh Eytan Fox.Selain issue tentang riwayat kekejaman NAZI,film ini juga menyoroti konflik 'abadi' antara bangsa Israel dengan bangsa Arab.Konflik tersebut ditampilkan lewat sikap kebencian Eyal setelah mengetahui bahwa kekasih Axel adalah seorang pria Arab.

Walk On Water menggunakan 3 bahasa asing.Bahasa Inggris,Jerman dan Ibrani.Selain itu film ini juga menampilkan tempat-tempat yang menarik dan bersejarah.Diantaranya adalah perairan selat Bosphorus- Turki,Tembok Ratapan,Kota Suci Yerusalem,Laut Mati dan Sea Of Galillee-tempat dimana Eyal dan Axel "berjalan diatas air".

Minggu, 23 November 2008

Dear Frankie



Yang Frankie(Jack McElhone) tahu ayahnya adalah seorang pelaut di kapal HMS ACCRA.Ayahnya telah berlayar ke berbagai negara di seluruh penjuru dunia.Ia selalu mengirimi Frankie surat mengenai pelayarannya.Selain itu ia juga tak pernah lupa untuk mengirimi Frankie dengan berbagai prangko untuk dikoleksi.

Namun sesungguhnya bukanlah sang ayah yang mengirimi Frankie semua surat yang selama ini diterimanya.Bukanlah sang ayah yang memberinya prangko.Dan sesungguhnya Frankie tidak memiliki seorang ayah yang bekerja sebagai seorang pelaut.Adalah sang ibu yang telah mereka semua cerita tersebut.Ibunya-Lizzie(Emily Mortimer)yang telah mereka semua cerita dalam surat yang diterima Frankie.Ia juga yang yang telah membeli prangko-prangko koleksi Frankie dari sebuah toko di kota itu.

Pada suatu hari Frankie akhirnya mengetahui jika kapal HMS ACCRA akan berlabuh tak jauh dari kota mereka tinggal.Lizzie pun dibuat kebingungan karena Frankie terus menanyakan keberadaan asng ayah.Karena itu ia lalu berusaha untuk menemukan seorang lelaki yang mau berpura-pura untuk menjadi ayah Frankie selama satu hari.Lewat Marie-pemilik restaurant sekaligus temannya,Lizzie akhirnya menemukan seorang lelaki yang mau menjadi ayah Frankie.

Pada lelaki itu(Gerard Butler) (ia kemudian memakai nama Frankie Goldstein.Namun didaftar pemain hanya tertulis 'the stranger),Lizzie menceritakan segala tentang Frankie.Bahwa Frankie adalah seorang anak tuna rungu.Dan bahwa ia belum memiliki ingatan yang jelas tentang wajah sang ayah.Lizzie juga memberi lelaki itu beberapa surat yang dikirim Frankie namun selalu Lizzie ambil kembali dari kantor pos.Lizzie juga menyerahkan sejumlah uang pembayaran yang diberikan separuhnya pada lelaki itu.

Meski pada awalnya merasa canggung,lelaki itu langsung merasakah kerinduan yang begitu besar dalam diri Frankie.Anak kecil itu senang bertemu dengannya.Hari itu juga Frankie dan ayah barunya menghabiskan waktu mereka berdua.Hingga saat malam tiba.Sesuai perjanjian,Frankie harus berpisah dengan 'ayahnya'.Namun Frankie tidak mau berpisah dengannya.Lelaki itu juga belum mau berpisah dengan Frankie.Itu membuat Lizzie menjadi marah.Tetapi melihat betapa Frankie masih menginginkan meluangkan waktu bersamanya,Lizzie akhirnya mengijinkan.Kali ini lelaki itu menginginkan Lizzie agar mau ikut meluangkan waktu bersamanya.

Dihari kedua Frankie tampak begitu sangat berbahagia.Ia bahkan memperkenalkan ayahnya pada Marie-bos sekaligus teman Lizzie.(Tentu saja Marie mengenal siapa ayah Frankie).Bertiga mereka melihat kapal HMS ACCRA yang bersandar di pelabuhan.

Di malam terakhir,Lizzie akhirnya menceritakan alasan mengapa ia berpisah dengan ayah kandungnya.Sesungguhnya bukan ayah Frankie (namanya Davey) yang meninggalkan mereka berdua.Justru sebaliknya,Lizzie lah yang telah membawa lari Frankie darinya.Namun Lizzie punya alasan mengapa ia melarikan diri dari Davey.Sesungguhnya Frankie tidak terlahir dalam keadaan tuna rungu.Davey-lah yang sebenarnya telah membuat Frankie menjadis seorang tuna rungu.Untuk menghindari kejaran Davey,Lizzie,Frankie dan neneknya selalu berpindah-pindah tempat tinggal.

Keesokan harinya Janet -saudara perempuan Davey-mengabarkan bahwa Davey masuk rumah sakit.Ia meminta agar Lizzie mau datang menjenguknya dengan membawa Frankie.Namun keesokan harinya Lizzie datang sendirian.Menurut Lizzie,Davey tidak pantas untuk mendapatkan maaf dari Frankie setelah apa yang diperbuat Davey padanya.

Hingga menjelang ajal,Lizzie hanya menyerahkan sebuah foto dan gambar buatan Frankie padanya.

Lewat sebuah surat yang dikirimkannya pada 'ayah'nya,Frankie menceritakan perihal kematian ayah kandungnya.Sesungguhnya ia sudah mengetahui perihal penyakit yang diidapnya sejak lama.Frankie juga tahu bahwa sesungguhnya Lizzie sangat kehilangan atas kepergian Davey.

Film ini memeproleh penghargaan di Seattle Film festival untuk Best Director -Shona Auerbach.Serta penghargaan Heartland Film Festival-Chrystal Heart Award.